PENGENALAN PROGRAM C++
SEJARAH BAHASA C
C adalah bahasa pemrograman yang dapat dikatakan berada antara bahasa beraras rendah (bahasa yang berorientasi kepada mesin) dan bahasa beraras tinggi (bahasa yang berorientasi pada manusia).
Bahasa beraras tinggi mempunyai kompabilitas yag tinggi antar platform. Karena itu, amatlah mudah untuk membuat program pada berbagai jenis mesin. Berbeda halnya jika menggunakan bahasa beraras rendah, sebab setiap perintahnya bergantung sekali pada jenis mesin.
Pencipta C adalah Brian W. Kernighan dan Dennis M. Ritchie pada sekitar tahun 1972. C adalah bahasa pemrograman terstruktur, yang membagi program dalam bentuk sejumlah blok. Tujuannya adalah untuk memudahkan dalam pembuatan dan pengembangan program.
Program yang ditulis dengan menggunakan C mudah sekali untuk dipindahkan dari satu jenis mesin ke jenis mesin lainnya. Hal ini berkat adanya standarisasi bahasa yaitu ANSI (American National Standards Institute) yang dijadikan acuan oleh para pembuat kompiler C.
C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup di Laboratorium Bell, AT&T pada tahun 1983. Bahasa ini bersifat kompatibel dengan bahasa pendahulunya C. Pada mulanya C++ disebut a better C. Nama C++ sendiri diberikan oleh Rick Mascitti tahun 1983. Adapun tanda ++ berasal dari nama operator penaikan pada bahasa C.
C diambil sebagai landasan dari C++ adalah karena keportabilitasan C yang memungkinkan diterapkannya ke berbagai mesin, dari PC hingga mainframe, serta pada pelbagai sistem operasi (DOS, UNIX, VMS dan sebagainya).
Keistimewaan yang sangat berarti pada C++ adalah karena bahasa ini mendukung pemrograman yang berorientasi obyek (Object Oriented Programming) tetapi sekali lagi C++ hanyalah bahasa yang bersifat hibrid, bukan bahasa murni yang berorientasi obyek.
Tujuan utama pembuatan C++ adalah untuk meningkatkan produktivitas pemrogram dalam membuat aplikasi. PBO dan C++ dapat mengurangi kekompleksitasan, terutama pada program yang besar yang terdiri dari 10.000 baris atau lebih.
Greg Perry pada tahun 1993 menyatakan C++ dapat meningkatkan produktivitas pemrogram lebih dari dua klai dibandingkan bahasa prosedural seperti C, PASCAL dan BASIC karena kode yang ditulis dengan C++ lebih mudah untuk digunakan kembali pada program-program lain.
Brian W. Kernighan
Dennis M. Ritchie
Bjarne Stroustrup
Program C++ dapat ditulis menggunakan sembarang editor teks seperti NOTEPAD ataupun menggunakan editor bawaan dari kompiler. Program C++ biasa ditulis dengan nama ekstensi .CPP. Agar program ini bisa dijalankan, maka harus dikompilasi terlebih dulu dengan menggunakan kompiler C++.
Pada saat pengkompilasian, program sumber (.CPP) bersama file-file header (berekstensi .H atau .HPP) akan diterjemahkan oleh kompiler C++ menjadi kode obyek (.OBJ).
File obyek ini berupa file dalam format biner (berkode 0 dan 1).
Selanjutnya file obyek ini bersama-sama dengan file obyek lain serta file pustaka (.LIB) dikaitkan menajdi satu oleh linker. Hasilnya berupa file yang bersifat executable.
Pemrograman Bahasa C++
Berikut ini contoh program C++ yag sangat sederhana dapat dilihat di bawah ini :
#include
void main()
{
cout << "Halo, Apa kabar? \n";
}
Keterangan :
Kata void yang mendahului main() digunakan untuk menyatakan bahwa fungsi ini tidak memiliki nilai balik.
Program C++ memang tidak pernah lepas dari fungsi. Sebab fungsi adalah salah satu dasar penyusun blok pada C++. Sebuah program C++ minimal mengandung sebuah fungsi yaitu main(). Fungsi ini menjadi awal dan akhir eksekusi program.
Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi, yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. Pada fungsi main() di atas, tidak ada argumen yang diberikan. Oleh karena itu tdak ada entri di dalam ().
Tanda “{“ hingga “}” disebut tubuh fungsi. Lebih spesifik lagi, semua yang terletak di dalam tanda { } disebut blok. Tanda “{“ menyatakan awal eksekusi program sedangkan “}” menyatakan akhir eksekusi program. Di dalam tanda { } bisa terkandung sejumlah unit yang disebut pernyataan (statement)
PERNYATAAN
Baris cout << "Halo, Apa kabar? \n"; merupakan contoh dari sebuah pernyataan.
Pernyataan tersebut digunakan untuk menampilkan tulisan yang terletak pada sepasang tanda petik ganda ke layar. Dalam hal ini, tulisan yang terletak pada sepasang tanda petik disebut konstanta string.
Umumnya pernyataan dapat berupa :
Instruksi untuk menyuruh komputer melakukan sesuatu.
Menampilkan tulisan ke layar
Menghitung suatu operasi aritmatika
Membaca dari keyboard dan sebagainya
Setiap pernyataan harus diakhiri dengan tanda titik koma (;).
MENGENAL COUT
Pengenal cout merupakan sebuah obyek didalam didalam C++. Obyek ini disediakan oleh C++ untuk mengarahkan data ke standard output (normalnya adalah layar).
Misal :
cout << “Selamat Belajar C++\n”;
Tanda “<<” merupakan sebuah operator yang disebut operator penyisipan atau peletakan.
Operator ini akan mengarahkan operand (data) yang terletak di sebelah kanannya ke obyek yang terletak di sebelah kiri.
Di dalam sebuah string, karakter “\” diikuti dengan karakter tertentu menyatakan sebuah karakter tunggal.
Pada contoh di atas , “\n” adalah karakter pindah baris (newline)
Contoh :
#include
void main()
{
cout << "Selamat Belajar C++\n";
cout << "Ternyata Mudah Juga...";
}
Hasil :
Selamat Belajar C++
Ternyata Mudah Juga...
#INCLUDE
Baris #includebukanlah suatu pernyataan. Itulah sebabnya tidak ada tanda titik koma yang diperlukan. Baris tersebut menginstruksikan kepada kompiler untuk menyisipkan file lain misalnya iostream.h saat program dikompilasi, File-file yang berakhiran dengan .h disebut file header, yaitu file-file yang berisi berbagai deklarasi, seperti fungsi, variabel dan sebagainya.
Baris #includeperlu disertakan pada program yang melibatkan obyek cout. Tanpa kehadiran baris tersebut akan terjadi kesalahan sewaktu program dikompilasi.
#include adalah salah satu pengarah praprosesor yang tersedia pada C++.
Bentuk umum #include dapat berupa :
1. #include
Mengisyaratkan bahwa pencarian file dilakukan pada direktori khusus(direktori file include yang bisa di-set melalui kompiler)
2. #include “nama file”
Menyatakan bahwa pencarian nama file dilakukan pertama kali pada direktori kerja. Jika nama file tidak ditemukan maka akan dicari pada direktori yang tercantum pada variabel lingkunngan PATH
CLRSCR() UNTUK MENGHAPUS LAYAR
Perintah untuk menghapus layar biasa dilibatkan dalam program. Pernyataan yang digunakan adalah : clrscr(); Pernyataan tersebut menggunakan baris #include
Contoh :
#include
#include
void main()
{
clrscr();
cout << "Halo, Apa kabar ?\n";
cout << "Selamat Belajar C++\n";
cout << "Ternyata Mudah Juga...";
}
Hasil :
Halo, Apa kabar ?
Selamat Belajar C++
Ternyata Mudah Juga...
GAYA PENULISAN PROGRAM
C++ memberikan keleluasaan dalam menuliskan bentuk atau gaya program, misalnya dari program di atas dapat dirubah menjadi :
#include
#include
void main() {
clrscr();
cout << "Halo, Apa kabar ?\n";
cout << "Selamat Belajar C++\n";
cout<< "Ternyata Mudah Juga..."; }
Pemrograman Bahasa C++
Namun penulisan diatas tidak dianjurkan karena program sulit dibaca. Program hendaknya ditulis dalam bentuk yang mudah dibaca oleh siapa saja, bukan dalam bentuk yang paling padat dan yang paling penting adalah konsistensi gaya yang dipilih. Pemberian spasi kosong pada posisi tertentu akan membantu program mudah dibaca.
KOMENTAR
Komentar merupakan bagian yang penting dalam program. Kehadirannya sangat membantu dalam memahami program, karena berupa penjelasan-penjelasan mengenai program atau bagian-bagian program.
Penjelasan dapat berupa :
Tujuan atau fungsi program
Saat program dibuat atau direvisi
Keterangan-keterangan lain tentang kegunaan sejumlah pernyataan dalam program.
Seandainya program tidak ditujukan untuk dibaca orang lain, komentar tetap bermanfaat bagi penulis program itu sendiri. Pada C++, suatu komentar diawali dengan dua tanda garis miring (//) atau dengan menggunakan bentuk /* dan */
Contoh :
// ------------------------
// program pencetakan
// dibuat oleh Yudi Irawan
// ------------------------
#include
#include
void main()
{
clrscr(); /* pernyataan ini berfungsi untuk
membersihkan layar */
cout << "Halo, Apa kabar ?\n";
cout << "Selamat Belajar C++\n";
cout << "Ternyata Mudah Juga...";
} // akhir program
C adalah bahasa pemrograman yang dapat dikatakan berada antara bahasa beraras rendah (bahasa yang berorientasi kepada mesin) dan bahasa beraras tinggi (bahasa yang berorientasi pada manusia).
Bahasa beraras tinggi mempunyai kompabilitas yag tinggi antar platform. Karena itu, amatlah mudah untuk membuat program pada berbagai jenis mesin. Berbeda halnya jika menggunakan bahasa beraras rendah, sebab setiap perintahnya bergantung sekali pada jenis mesin.
Pencipta C adalah Brian W. Kernighan dan Dennis M. Ritchie pada sekitar tahun 1972. C adalah bahasa pemrograman terstruktur, yang membagi program dalam bentuk sejumlah blok. Tujuannya adalah untuk memudahkan dalam pembuatan dan pengembangan program.
Program yang ditulis dengan menggunakan C mudah sekali untuk dipindahkan dari satu jenis mesin ke jenis mesin lainnya. Hal ini berkat adanya standarisasi bahasa yaitu ANSI (American National Standards Institute) yang dijadikan acuan oleh para pembuat kompiler C.
C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup di Laboratorium Bell, AT&T pada tahun 1983. Bahasa ini bersifat kompatibel dengan bahasa pendahulunya C. Pada mulanya C++ disebut a better C. Nama C++ sendiri diberikan oleh Rick Mascitti tahun 1983. Adapun tanda ++ berasal dari nama operator penaikan pada bahasa C.
C diambil sebagai landasan dari C++ adalah karena keportabilitasan C yang memungkinkan diterapkannya ke berbagai mesin, dari PC hingga mainframe, serta pada pelbagai sistem operasi (DOS, UNIX, VMS dan sebagainya).
Keistimewaan yang sangat berarti pada C++ adalah karena bahasa ini mendukung pemrograman yang berorientasi obyek (Object Oriented Programming) tetapi sekali lagi C++ hanyalah bahasa yang bersifat hibrid, bukan bahasa murni yang berorientasi obyek.
Tujuan utama pembuatan C++ adalah untuk meningkatkan produktivitas pemrogram dalam membuat aplikasi. PBO dan C++ dapat mengurangi kekompleksitasan, terutama pada program yang besar yang terdiri dari 10.000 baris atau lebih.
Greg Perry pada tahun 1993 menyatakan C++ dapat meningkatkan produktivitas pemrogram lebih dari dua klai dibandingkan bahasa prosedural seperti C, PASCAL dan BASIC karena kode yang ditulis dengan C++ lebih mudah untuk digunakan kembali pada program-program lain.
Brian W. Kernighan
Dennis M. Ritchie
Bjarne Stroustrup
Program C++ dapat ditulis menggunakan sembarang editor teks seperti NOTEPAD ataupun menggunakan editor bawaan dari kompiler. Program C++ biasa ditulis dengan nama ekstensi .CPP. Agar program ini bisa dijalankan, maka harus dikompilasi terlebih dulu dengan menggunakan kompiler C++.
Pada saat pengkompilasian, program sumber (.CPP) bersama file-file header (berekstensi .H atau .HPP) akan diterjemahkan oleh kompiler C++ menjadi kode obyek (.OBJ).
File obyek ini berupa file dalam format biner (berkode 0 dan 1).
Selanjutnya file obyek ini bersama-sama dengan file obyek lain serta file pustaka (.LIB) dikaitkan menajdi satu oleh linker. Hasilnya berupa file yang bersifat executable.
Pemrograman Bahasa C++
Berikut ini contoh program C++ yag sangat sederhana dapat dilihat di bawah ini :
#include
void main()
{
cout << "Halo, Apa kabar? \n";
}
Keterangan :
Kata void yang mendahului main() digunakan untuk menyatakan bahwa fungsi ini tidak memiliki nilai balik.
Program C++ memang tidak pernah lepas dari fungsi. Sebab fungsi adalah salah satu dasar penyusun blok pada C++. Sebuah program C++ minimal mengandung sebuah fungsi yaitu main(). Fungsi ini menjadi awal dan akhir eksekusi program.
Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi, yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. Pada fungsi main() di atas, tidak ada argumen yang diberikan. Oleh karena itu tdak ada entri di dalam ().
Tanda “{“ hingga “}” disebut tubuh fungsi. Lebih spesifik lagi, semua yang terletak di dalam tanda { } disebut blok. Tanda “{“ menyatakan awal eksekusi program sedangkan “}” menyatakan akhir eksekusi program. Di dalam tanda { } bisa terkandung sejumlah unit yang disebut pernyataan (statement)
PERNYATAAN
Baris cout << "Halo, Apa kabar? \n"; merupakan contoh dari sebuah pernyataan.
Pernyataan tersebut digunakan untuk menampilkan tulisan yang terletak pada sepasang tanda petik ganda ke layar. Dalam hal ini, tulisan yang terletak pada sepasang tanda petik disebut konstanta string.
Umumnya pernyataan dapat berupa :
Instruksi untuk menyuruh komputer melakukan sesuatu.
Menampilkan tulisan ke layar
Menghitung suatu operasi aritmatika
Membaca dari keyboard dan sebagainya
Setiap pernyataan harus diakhiri dengan tanda titik koma (;).
MENGENAL COUT
Pengenal cout merupakan sebuah obyek didalam didalam C++. Obyek ini disediakan oleh C++ untuk mengarahkan data ke standard output (normalnya adalah layar).
Misal :
cout << “Selamat Belajar C++\n”;
Tanda “<<” merupakan sebuah operator yang disebut operator penyisipan atau peletakan.
Operator ini akan mengarahkan operand (data) yang terletak di sebelah kanannya ke obyek yang terletak di sebelah kiri.
Di dalam sebuah string, karakter “\” diikuti dengan karakter tertentu menyatakan sebuah karakter tunggal.
Pada contoh di atas , “\n” adalah karakter pindah baris (newline)
Contoh :
#include
void main()
{
cout << "Selamat Belajar C++\n";
cout << "Ternyata Mudah Juga...";
}
Hasil :
Selamat Belajar C++
Ternyata Mudah Juga...
#INCLUDE
Baris #include
Baris #include
#include adalah salah satu pengarah praprosesor yang tersedia pada C++.
Bentuk umum #include dapat berupa :
1. #include
Mengisyaratkan bahwa pencarian file dilakukan pada direktori khusus(direktori file include yang bisa di-set melalui kompiler)
2. #include “nama file”
Menyatakan bahwa pencarian nama file dilakukan pertama kali pada direktori kerja. Jika nama file tidak ditemukan maka akan dicari pada direktori yang tercantum pada variabel lingkunngan PATH
CLRSCR() UNTUK MENGHAPUS LAYAR
Perintah untuk menghapus layar biasa dilibatkan dalam program. Pernyataan yang digunakan adalah : clrscr(); Pernyataan tersebut menggunakan baris #include
Contoh :
#include
#include
void main()
{
clrscr();
cout << "Halo, Apa kabar ?\n";
cout << "Selamat Belajar C++\n";
cout << "Ternyata Mudah Juga...";
}
Hasil :
Halo, Apa kabar ?
Selamat Belajar C++
Ternyata Mudah Juga...
GAYA PENULISAN PROGRAM
C++ memberikan keleluasaan dalam menuliskan bentuk atau gaya program, misalnya dari program di atas dapat dirubah menjadi :
#include
#include
void main() {
clrscr();
cout << "Halo, Apa kabar ?\n";
cout << "Selamat Belajar C++\n";
cout<< "Ternyata Mudah Juga..."; }
Pemrograman Bahasa C++
Namun penulisan diatas tidak dianjurkan karena program sulit dibaca. Program hendaknya ditulis dalam bentuk yang mudah dibaca oleh siapa saja, bukan dalam bentuk yang paling padat dan yang paling penting adalah konsistensi gaya yang dipilih. Pemberian spasi kosong pada posisi tertentu akan membantu program mudah dibaca.
KOMENTAR
Komentar merupakan bagian yang penting dalam program. Kehadirannya sangat membantu dalam memahami program, karena berupa penjelasan-penjelasan mengenai program atau bagian-bagian program.
Penjelasan dapat berupa :
Tujuan atau fungsi program
Saat program dibuat atau direvisi
Keterangan-keterangan lain tentang kegunaan sejumlah pernyataan dalam program.
Seandainya program tidak ditujukan untuk dibaca orang lain, komentar tetap bermanfaat bagi penulis program itu sendiri. Pada C++, suatu komentar diawali dengan dua tanda garis miring (//) atau dengan menggunakan bentuk /* dan */
Contoh :
// ------------------------
// program pencetakan
// dibuat oleh Yudi Irawan
// ------------------------
#include
#include
void main()
{
clrscr(); /* pernyataan ini berfungsi untuk
membersihkan layar */
cout << "Halo, Apa kabar ?\n";
cout << "Selamat Belajar C++\n";
cout << "Ternyata Mudah Juga...";
} // akhir program
STRUKTUR KONTROL PERULANGAN
(LOOPING)
Perulangan :
Perulangan data atau yang biasa disebut dengan “looping” adalah proses yang dilakukan secara berulang-ulang sampai batas yang ditentukan. Biasanya bila dalam perulangan tersebut tidak disertakan batasnya maka syntax akan error karena proses itu akan berulang terus hingga tak terhingga sementara variabel dalam komputer masih terbatas.
Jenis :
a. FOR
Syntax : for (inisialisasi ; syarat ; penambahan) { pernyataan}
inisialisasi : keadaan awal dari variabel control
syarat : ekspresi relasi yang merupakan kondisi
penambahan : pengatur perubahan nilai variabel control
Contoh :
for (i=0;i<10;i++)
{
p=2+i;
}
b. WHILE
Syntax : while (kondisi){ pernyataan}
Contoh :
i=0
while (i<10)
{
p=2+i;
i++;
}
c. DO – WHILE
Syntax : do { pernyataan}
while (kondisi);
Contoh :
i=0
do
{
i++;
}
while (i<10)
Perbedaan antara FOR, WHILE, dan DO-WHILE :
For : untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlahnya.
While : Pre Tested Loop
untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Pengecekan kondisi akan dilakukan terlebih dahulu. Jika kondisi masih bernilai true, maka looping akan terus berlanjut.
Do-while : Post Tested Loop
untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Instruksi akan dijalankan lebih dahulu, kemudian dilakukan pengecekan kondisi apabila masih bernilai true maka looping akan terus berlanjut.
Makna lainya yang sama :
PERULANGAN / LOOP
Struktur Perulangan digunakan untuk mengulang sekumpulan perintah sesuai dengan kondisi yang diberikan. Proses perulangan biasanya digunakan untuk mengulang proses pemasukan data, mengulang proses perhitungan dan mengulang untuk proses penampilan hasil pengolahan data, dengan jumlah tertentu jika sebuah kondisi belum terpenuhi.
Pada bahasa pemrograman, perulangan proses ditangani dengan suatu mekanisme yang dinamakan dengan nama loop. Dengan loop, suatu proses yang berulang dapat diimplementasikan dengan menggunakan statement–statement yang pendek, tanpa harus menuliskan statemen berulang-ulang.
Ada 3 (tiga) cara untuk melakukan perulangan di C++ yaitu :
1. For statement
While statement
Do while statement
PENJELASAN
For Statement Ini adalah statement perulangan yang paling sering digunakan. Statement for memiliki 3 parameter, yaitu nilai awal (initial value), tes kondisi yang menentukan akhir loop, dan penentu perubahan nilai.
Bentuk umum :
For ( ; ; )
Statement ;
Keterangan :
Init-exp : ekspresi yang digunakan untuk melakukan inisialisasi terhadap variable-variabel tertentu, terutama variable yang digunakan untuk melakukan iterasi. Init-exp dapat berupa ekspresi maupun pendefinisian variable.
Test-exp : ekspresi yang memegang control terhadap proses perulangan tersebut, pada bagian ini akan ditentukan apakah proses perulangan akan tetap berlangsung atau tidak.
Inc/dec-exp : digunakan untuk mengatur perubahan nilai variable. Umumnya nilai variable tersebut bertambah / berkurang 1 (satu)
2. WHILE STATEMENT
Pernyataan while adalah pernyataan yang berguna untuk memproses suatu pernyataan atau memproses pernyataan beberapa kali. Pernyataan atau aksi akan di ulang jika kondisi bernilai benar dan jika salah maka keuar dari blok perulangan (loop)
Bentuk umum While :
while (kondisi)
{
Pernyataan ;
}
3. DO WHILE STATEMENT
Perulangan akan dilakukan minimal 1x terlebih dahulu, kemudian baru dilakukan pengecekan terhadap kondisi, jika kondisi benar maka perulangan masih akan tetap dilakukan. Perulangan dengan do…while() akan dilakukan sampai kondisi false.
Perbedaan dengan while statement adalah : pada do while kondisi akan dievaluasi setelah dilakukan statement/proses. Selain itu pada do while minimal akan dilaksanakan 1 (satu) kali statement/instruksinya.
Jenis :
a. FOR
Syntax : for (inisialisasi ; syarat ; penambahan) { pernyataan}
inisialisasi : keadaan awal dari variabel control
syarat : ekspresi relasi yang merupakan kondisi
penambahan : pengatur perubahan nilai variabel control
Contoh :
for (i=0;i<10;i++)
{
p=2+i;
}
b. WHILE
Syntax : while (kondisi){ pernyataan}
Contoh :
i=0
while (i<10)
{
p=2+i;
i++;
}
c. DO – WHILE
Syntax : do { pernyataan}
while (kondisi);
Contoh :
i=0
do
{
i++;
}
while (i<10)
Perbedaan antara FOR, WHILE, dan DO-WHILE :
For : untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlahnya.
While : Pre Tested Loop
untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Pengecekan kondisi akan dilakukan terlebih dahulu. Jika kondisi masih bernilai true, maka looping akan terus berlanjut.
Do-while : Post Tested Loop
untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Instruksi akan dijalankan lebih dahulu, kemudian dilakukan pengecekan kondisi apabila masih bernilai true maka looping akan terus berlanjut.
Makna lainya yang sama :
PERULANGAN / LOOP
Struktur Perulangan digunakan untuk mengulang sekumpulan perintah sesuai dengan kondisi yang diberikan. Proses perulangan biasanya digunakan untuk mengulang proses pemasukan data, mengulang proses perhitungan dan mengulang untuk proses penampilan hasil pengolahan data, dengan jumlah tertentu jika sebuah kondisi belum terpenuhi.
Pada bahasa pemrograman, perulangan proses ditangani dengan suatu mekanisme yang dinamakan dengan nama loop. Dengan loop, suatu proses yang berulang dapat diimplementasikan dengan menggunakan statement–statement yang pendek, tanpa harus menuliskan statemen berulang-ulang.
Ada 3 (tiga) cara untuk melakukan perulangan di C++ yaitu :
1. For statement
While statement
Do while statement
PENJELASAN
For Statement Ini adalah statement perulangan yang paling sering digunakan. Statement for memiliki 3 parameter, yaitu nilai awal (initial value), tes kondisi yang menentukan akhir loop, dan penentu perubahan nilai.
Bentuk umum :
For (
Statement ;
Keterangan :
Init-exp : ekspresi yang digunakan untuk melakukan inisialisasi terhadap variable-variabel tertentu, terutama variable yang digunakan untuk melakukan iterasi. Init-exp dapat berupa ekspresi maupun pendefinisian variable.
Test-exp : ekspresi yang memegang control terhadap proses perulangan tersebut, pada bagian ini akan ditentukan apakah proses perulangan akan tetap berlangsung atau tidak.
Inc/dec-exp : digunakan untuk mengatur perubahan nilai variable. Umumnya nilai variable tersebut bertambah / berkurang 1 (satu)
2. WHILE STATEMENT
Pernyataan while adalah pernyataan yang berguna untuk memproses suatu pernyataan atau memproses pernyataan beberapa kali. Pernyataan atau aksi akan di ulang jika kondisi bernilai benar dan jika salah maka keuar dari blok perulangan (loop)
Bentuk umum While :
while (kondisi)
{
Pernyataan ;
}
3. DO WHILE STATEMENT
Perulangan akan dilakukan minimal 1x terlebih dahulu, kemudian baru dilakukan pengecekan terhadap kondisi, jika kondisi benar maka perulangan masih akan tetap dilakukan. Perulangan dengan do…while() akan dilakukan sampai kondisi false.
Perbedaan dengan while statement adalah : pada do while kondisi akan dievaluasi setelah dilakukan statement/proses. Selain itu pada do while minimal akan dilaksanakan 1 (satu) kali statement/instruksinya.
Mengenal Struct (Struktur) Dalam C++
1. Pengertian Struct (Struktur)
Struktur adalah tipe data yang dapat menyimpan sejumlah data yang memiliki tipe data berbeda. Variabel yang menyusun Struktur dinamakan elemen struktur.
2. Deklarasi Struct (Struktur)
Struktur dapat dideklarasikan seperti berikut:
struct nama_struktur {
elemen1;
elemen2;
};
Atau bisa seperti ini:
typedef struct {
elemen1;
elemen2;
} nama_struct;
Contoh deklarasi struktur:
struct Buku {
char kode_buku[10];
char judul[50];
char isbn[20];
char pengarang[50];
int berat;
};
3. Pengaksesan Elemen Struct
Pengaksesan elemen struct dilakukan secara individual dengan menyebutkan nama variabel struktur diikuti dengan tanda titik “.”.
Perhatikan contoh berikut:
buku = Buku;
cout << buku.kode_buku;
cout << buku.judul;
Contoh 1:
#include
#include
float get_nilai(float a, float b) {
return (a + b) / 2;
}
void main() {
// definisi struktur
struct Mahasiswa {
char nim[10];
char nama[30];
float uts;
float uas;
};
Mahasiswa mhs;
// entri data
cout << "Masukkan NIM : ";
cin.getline(mhs.nim, 10);
cout << "Masukkan Nama : ";
cin.getline(mhs.nama, 30);
cout << "UTS : ";
cin >> mhs.uts;
cout << "UAS : ";
cin >> mhs.uas;
// tampil data
cout << "\nNIM : " << mhs.nim;
cout << "\nNama : " << mhs.nama;
cout << "\nNilai : " << get_nilai(mhs.uts, mhs.uas);
getch();
}
Output:
Masukkan NIM : 12345676
Masukkan Nama : Edomaru
UTS : 89
UAS : 93
NIM : 12345676
Nama : Edomaru
Nilai : 91
4. Struktur Dalam Struktur
Struktur di dalam Struktur artinya elemen yang berada dalam struktur bertipe data struktur lainnya. Perhatikan contoh berikut:
struct Mahasiswa {
char nim[10];
char nama[30];
};
struct Nilai {
float uts; float uas;
};
struct NilaiMahasiswa {
Mahasiswa mhs;
Nilai nilai;
};
Contoh 2:
#include
#include
#include
float get_nilai(float a, float b) {
return (a + b) / 2;
}
void main() {
// definisi struktur
struct Mahasiswa {
char nim[10];
char nama[30];
};
struct Nilai {
float uts;
float uas;
};
struct NilaiMahasiswa {
Mahasiswa mhs;
Nilai nilai;
};
NilaiMahasiswa nm;
// entri data
cout << "Masukkan NIM : ";
cin.getline(nm.mhs.nim, 10);
cout << "Masukkan Nama : ";
cin.getline(nm.mhs.nama, 30);
cout << "UTS : ";
cin >> nm.nilai.uts;
cout << "UAS : ";
cin >> nm.nilai.uas;
// tampil data
cout << "\nNIM : " << nm.mhs.nim;
cout << "\nNama : " << nm.mhs.nama;
cout << "\nNilai : " << get_nilai(nm.nilai.uts, nm.nilai.uas);
getch();
}
Output:
Masukkan NIM : 12345786
Masukkan Nama : Dee Chozo
UTS : 90
UAS : 70
NIM : 12345786
Nama : Dee Chozo
Nilai : 80
5. Struktur Array
Struktur juga dapat dikombinasikan dengan array, perhatikan contoh berikut:
struct Mahasiswa {
char nim[10];
char nama[30];
float uts;
float uas;
}; Mahasiswa mhs[10];
Contoh 3:
#include
#include
#define MAX 5
float get_nilai(float a, float b) {
return (a + b) / 2;
}
char get_huruf(float nilai) {
char huruf;
if (nilai > 85) huruf = 'A';
else if (nilai > 70) huruf = 'B';
else if (nilai > 50) huruf = 'C';
else if (nilai > 40) huruf = 'D';
else huruf = 'E';
return huruf;
}
void main() {
// definisi struktur
struct Mahasiswa {
char nim[10];
char nama[30];
float uts;
float uas; };
Mahasiswa mhs[MAX];
// entri data
for (int i=0; i < MAX; i++) {
clrscr();
cout << "Mahasiswa ke " << i + 1 << endl;
cout << "Masukkan NIM : ";
cin.getline(mhs[i].nim, 10);
cout << "Masukkan Nama : ";
cin.getline(mhs[i].nama, 30);
cout << "UTS : ";
cin >> mhs[i].uts;
cout << "UAS : ";
cin >> mhs[i].uas;
}
// tampil data
for (int i=0; i < MAX; i++) {
float n_akhir = get_nilai(mhs[i].uts, mhs[i].uas);
cout << "\nNIM : " << mhs[i].nim;
cout << "\nNama : " << mhs[i].nama;
cout << "\nNilai : " << n_akhir;
cout << "\nGrade : " << get_huruf(n_akhir);
}
getch();
}
Struktur adalah tipe data yang dapat menyimpan sejumlah data yang memiliki tipe data berbeda. Variabel yang menyusun Struktur dinamakan elemen struktur.
2. Deklarasi Struct (Struktur)
Struktur dapat dideklarasikan seperti berikut:
struct nama_struktur {
elemen1;
elemen2;
};
Atau bisa seperti ini:
typedef struct {
elemen1;
elemen2;
} nama_struct;
Contoh deklarasi struktur:
struct Buku {
char kode_buku[10];
char judul[50];
char isbn[20];
char pengarang[50];
int berat;
};
3. Pengaksesan Elemen Struct
Pengaksesan elemen struct dilakukan secara individual dengan menyebutkan nama variabel struktur diikuti dengan tanda titik “.”.
Perhatikan contoh berikut:
buku = Buku;
cout << buku.kode_buku;
cout << buku.judul;
Contoh 1:
#include
#include
float get_nilai(float a, float b) {
return (a + b) / 2;
}
void main() {
// definisi struktur
struct Mahasiswa {
char nim[10];
char nama[30];
float uts;
float uas;
};
Mahasiswa mhs;
// entri data
cout << "Masukkan NIM : ";
cin.getline(mhs.nim, 10);
cout << "Masukkan Nama : ";
cin.getline(mhs.nama, 30);
cout << "UTS : ";
cin >> mhs.uts;
cout << "UAS : ";
cin >> mhs.uas;
// tampil data
cout << "\nNIM : " << mhs.nim;
cout << "\nNama : " << mhs.nama;
cout << "\nNilai : " << get_nilai(mhs.uts, mhs.uas);
getch();
}
Output:
Masukkan NIM : 12345676
Masukkan Nama : Edomaru
UTS : 89
UAS : 93
NIM : 12345676
Nama : Edomaru
Nilai : 91
4. Struktur Dalam Struktur
Struktur di dalam Struktur artinya elemen yang berada dalam struktur bertipe data struktur lainnya. Perhatikan contoh berikut:
struct Mahasiswa {
char nim[10];
char nama[30];
};
struct Nilai {
float uts; float uas;
};
struct NilaiMahasiswa {
Mahasiswa mhs;
Nilai nilai;
};
Contoh 2:
#include
#include
#include
float get_nilai(float a, float b) {
return (a + b) / 2;
}
void main() {
// definisi struktur
struct Mahasiswa {
char nim[10];
char nama[30];
};
struct Nilai {
float uts;
float uas;
};
struct NilaiMahasiswa {
Mahasiswa mhs;
Nilai nilai;
};
NilaiMahasiswa nm;
// entri data
cout << "Masukkan NIM : ";
cin.getline(nm.mhs.nim, 10);
cout << "Masukkan Nama : ";
cin.getline(nm.mhs.nama, 30);
cout << "UTS : ";
cin >> nm.nilai.uts;
cout << "UAS : ";
cin >> nm.nilai.uas;
// tampil data
cout << "\nNIM : " << nm.mhs.nim;
cout << "\nNama : " << nm.mhs.nama;
cout << "\nNilai : " << get_nilai(nm.nilai.uts, nm.nilai.uas);
getch();
}
Output:
Masukkan NIM : 12345786
Masukkan Nama : Dee Chozo
UTS : 90
UAS : 70
NIM : 12345786
Nama : Dee Chozo
Nilai : 80
5. Struktur Array
Struktur juga dapat dikombinasikan dengan array, perhatikan contoh berikut:
struct Mahasiswa {
char nim[10];
char nama[30];
float uts;
float uas;
}; Mahasiswa mhs[10];
Contoh 3:
#include
#include
#define MAX 5
float get_nilai(float a, float b) {
return (a + b) / 2;
}
char get_huruf(float nilai) {
char huruf;
if (nilai > 85) huruf = 'A';
else if (nilai > 70) huruf = 'B';
else if (nilai > 50) huruf = 'C';
else if (nilai > 40) huruf = 'D';
else huruf = 'E';
return huruf;
}
void main() {
// definisi struktur
struct Mahasiswa {
char nim[10];
char nama[30];
float uts;
float uas; };
Mahasiswa mhs[MAX];
// entri data
for (int i=0; i < MAX; i++) {
clrscr();
cout << "Mahasiswa ke " << i + 1 << endl;
cout << "Masukkan NIM : ";
cin.getline(mhs[i].nim, 10);
cout << "Masukkan Nama : ";
cin.getline(mhs[i].nama, 30);
cout << "UTS : ";
cin >> mhs[i].uts;
cout << "UAS : ";
cin >> mhs[i].uas;
}
// tampil data
for (int i=0; i < MAX; i++) {
float n_akhir = get_nilai(mhs[i].uts, mhs[i].uas);
cout << "\nNIM : " << mhs[i].nim;
cout << "\nNama : " << mhs[i].nama;
cout << "\nNilai : " << n_akhir;
cout << "\nGrade : " << get_huruf(n_akhir);
}
getch();
}

Comments
Post a Comment